Cerita Dewasa Perjakaku Diambil Oleh Tante Muda Hot | Rajangocok.com
RajaNgocok — Cerita Dewasa Perjakaku Diambil Oleh Tante Muda Hot
— ini berawal dari pertemuanku dengan seorang wanita bernama Cika di
sebuah mall di Ibukota. Namaku Yanto, kegiatan sehari-hariku adalah
sebagai seorang mahasiswa, kebetulan hari itu aku sedang tidak ada
jadwal kuliah sehingga aku memutuskan untuk bersantai sambil minum kopi.
Karena
masih siang, mall yang kukunjungi masih sepi hanya terlihat beberapa
orang saja yang berlalu lalang. Karena tujuanku adalah minum kopi di
cafe favoritku, maka aku pun langsung saja melaju ke tempat tujuanku.
Saat
sedang asyik berjalan sambil melihat-lihat barang display, tiba-tiba
dari depanku nampak seorang perempuan muda yang menurut taksiranku
berusia sekitar 30 tahunan, namun bentuk badannya sangat proporsional,
penampilan modisnya yang dipadukan dengan kecantikan wajah sungguh
menarik perhatian siapa pun yang melihatnya.
Aku
sempat heran, wanita itu nampak seperti akan menghampiriku, daripada
nanti dikira terlalu over PD maka aku pun stay cool saja. Ternyata
perkiraanku tidak salah, wanita cantik itu memang berjalan ke arahku.
Tercium aroma parfum yang ia kenakan, sungguh harum dan membuatku gagal
fokus untuk sejenak.
“Mas, Pull and Bear sebelah mana ya?
Walaupun
sempat kaget karena disapa saat sedang asyik menikmati parfumnya, aku
berusaha tenang dan tidak memperlihatkan ekspresi kagetku.
“Ada
di lantai 3, Tante..” karena toko yang ditanya merupakan favoritku
setiap berbelanja baju, maka aku tahu sekali letaknya. Kebetulan saat
itu posisi kami berada di lantai 1.
“Bisa minta tolong anterin ga, Mas..? Kebetulan aku lagi buru-buru, daripada nyari-nyari lagi..”
“Hmmm.. Oke, Tan. Saya tunjukkan jalannya.”
Setelah
pembicaraan itu kami pun langsung beranjak dan menuju toko yang
dimaksud. Dalam perjalanan itulah kami berbincang panjang lebar,
sehingga kami pun saling kenal. Namanya Cika, dan domisili aslinya dari
Surabaya pantas saja ia tidak mengetahui letak toko itu.
Begitu
tiba di sana, aku pun berniat untuk pergi dan melanjutkan tujuanku.
Namun aku ditahan dan dimintanya untuk menemani berbelanja, kebetulan
memang ia ingin membeli pakaian untuk laki-laki, jadi dia meminta
pendapatku.
Sekitar
20 menit kami di dalam toko itu dari memilih pakaian hingga membayar di
kasir. Setelah itu ia mengajakku untuk menemaninya makan siang, aku pun
menurut saja karena tidak enak juga meninggalkan wanita cantik
sendirian karena ia tidak terlalu familiar dengan mall ini.
Daripada
bingung lagi mencari tempat makan, aku merekomendasikannya untuk makan
di cafe favoritku. Kebetulan selain makanan yang ditawarkan itu enak,
harga yang bersahabat, tempatnya pun nyaman dan menyenangkan untuk
berlama-lama di sana.
Di
cafe itu lah aku mengenalnya lebih jauh lagi, dulunya dia merupakan
seorang model majalah dan memutuskan untuk berhenti dari dunia tersebut
setelah menikah dengan seorang pengusaha.
Saat
ini suaminya sedang berkantor di luar negeri, sudah 1 bulan lamanya,
yang anehnya ia juga menceritakan masalah penyakit disfungsi seksual
yang dialami oleh suaminya, dalam hatiku sempat heran. Kenapa wanita ini
begitu terbuka dengan orang yang baru dikenalnya. Namun obrolan kami
terus saja mengalir.
Setelah
selesai makan dan berbincang di cafe, Cika mengajakku untuk main ke
rumahnya. Aku pun menurut saja, karena toh aku pun tidak ada kesibukan
apa pun hari ini. Mobil yang dikendarai adalah sebuah mobil sport mewah
yang hanya menyediakan 1 kursi penumpang saja, alias 2 pintu.
Karena
hari itu aku sedang malas, kebetulan aku ke mall tadi memakai taksi
online jadi aku ikut naik mobil Cika saat menuju rumahnya.
Rumahnya
ternyata sangat megah, bergaya minimalis. Sangat mewah menurutku jika
dilihat dari luar. Tak lama kami berhenti di depan pagar, datang seorang
satpam membukakan pagar itu untuk kami. Sebelum sampai di rumahnya,
tadi Cika sudah berpesan kepadaku jika ada yang bertanya, aku disuruh
mengaku sebagai saudara suaminya.
Setelah memperkenalkan diriku kepada pembantunya, ia meminta pembantunya itu untuk memasak akan malam untuk kami.
“Silahkan Yanto duduk dulu, sebentar ya aku ganti baju.” katanya sembari meninggalkanku.
“Tan, kamar kecilnya dimana ya?” tanyaku sebelum Cika pergi.
“Itu kamar mandinya,” Ia berkata sambil menunjuk ke arah kamar mandi yang dimaksud.
Aku pun langsung menuju ke arah yang dimaksud, ketika hendak menutup pintu tiba-tiba Cika menahan dari arah luar dan menggodaku.
“Jangan lama-lama lho..”
Saat
sedang buang air kecil, aku perhatikan barang-barang yang ada di dalam
kamar mandi itu. Tanpa sengaja aku melihat sebuah benda panjang berwarna
pink di belakang botol shampoo. Ketika kuperhatikan lagi, ternyata itu
sebuah dildo. Judi Online Bola
cerita seks
— Tiba-tiba Cika masuk ke kamar mandi, kebetulan pintunya memang tidak
aku kunci. Sudah kaget karena melihat dildo di kamar mandi itu kali ini
ditambah lagi dikagetkan oleh pelukan Cika dari belakang tubuhku.
Cerita Dewasa Bercinta Dengan Tunangan Teman | Rajangocok.com
RajaNgocok — Cerita Dewasa Bercinta Dengan Tunangan Teman
— seorang Pria bernama Dodi yang menaruh hati kepada teman wanita
sekantornya. Teman wanita dari dodi itu tak lain adalah tunangan teman
sekantor Dodi yang beranama fredi. Dodipun tidak memperdulikan status
wanita itu, dan pada akhirnya dodipun bersetubuh dengan tunangan Fredi.
Namaku Dodi ( nama samaran ), usiaku saat ini 26 tahun, tinggi badan 173
cm, dan berat badanku 68 kg.
Aku
mengenal salah satu wanita dikantorku bernama Devinta, dia adalah sosok
wanita yang aku kenal baru saja. Tapi entah mengapa aku sudah jatuh
hati dengan dia. Mungkin saja aku jatuh cinta karena kecantikannya,
selain cantik dia juga wanita yang ramah dan flexybel. So, dengan
kepribadianya dia mempunyai banyak teman, namun mayoritas temannya
adalah Pria. Meskipun belum lama mengenalku Devinta sendiri sudah sangat
akrab sekali denganku. Oh iya guest, Devinta ini memiliki tubuh yang
sangat ideal sekali.
Dia
mempunyai tinggi badan 169 cm dengan berat badan 56 kg, dengan berat
badan dan tinggi yang ideal body-nya terlihat sangat sexy. Ditambah lagi
Devinta juga mempunyai payudara yang lumayan indah, payudara yang tidak
begitu besar, tapi terlihat padat dan bulat. Apalagi pantat Devinta
sangat semok, kenyal dan kencang, hal itu menambah kesempurnaan Devinta.
Hari demi hari aku-pun semakin dengan dia, tapi kedekatanku itu agak
membuatku kecewa, Karena Devinta adalah kekasih temanku yang bernama
Fredi dan sebentar lagi akan bertunangan. Huh. Tapi meskipun Devinta
akan bertunangan, tapi tidak merubah kedekatan dengan teman-teman
Pria-nya termasuk aku. Rasa cintaku kepada Devinta pun tidak pernah
hilang.
Jujur
saja guest, aku selalu berharap agar hubungan Devinta agar bubar. Tapi
nampaknya harapanku kepada Devinta sedikit menemui titik terang, karena
akhir-akhir ini aku dan dia selalu mengerjakan tugas kantor bersama, so,
otomatis kita semakin dekat dong.hhe. Pekerjaan yang kita kerjakan
bersama membuat aku selalu bersama Devinta. Tak jarang aku mendapatkan
momen berdua dengan Devinta. Dan aku pun memberanikan diri untuk sedikit
menunjukan rasa sukaku kepada Devinta, tidak kusangka ternyata Devinta
pun juga merasakaan hal yang sama juga.
Sampailah
suatu hari aku melihat Devinta sedang duduk dan aku melihat nya sedang
memandangi handphone-nya dengan sangat serius dan fokus. Hal itu
membuatku penasaran dan aku langsung menuju ketempat dia duduk, dengan
cara mengendap-endap karena aku ingin tau apa yang dilihat oleh Devinta.
Sesampainya ditempat Devinta, ternyata dia sedang membaca artikel
cerita sex disalah satu situs dewasa. Kemudian secara refleks akupun
langsung mengagetkan dia, “ Ouhhhh kamu suka baca begituan ya Dev, pantes aja kelihatan serius sekali..hha ?? ” tanyaku mengagetkan Devinta.
Secara refleks, Devinta pun langsung menutup Hanphone-nya dan berkata, “ Kamu kok tiba-tiba disini, emang kamu dari mana, kok aku gak tau kedatanganmu Dod?? ” tanya Devinta dengan terkejut. “ Udah deeeh gak usah malu-malu, lanjutin aja bacanya ” ujarku. “ Enggak aahh ada kamu ” balas Devinta.
“ Gak papa kok, kadang aku juga suka baca yang begituan kok ” ucapku. “ Aaahhh kamu ternyata sama aja Dod.” ucapnya, “ Emang kalau baca aja, nanti kalau sudah horny kamu ngapain Dev?? ” tanyaku. “ Ya gak ngapa-ngapain to Dod, ya mau ngapain lagi ” jawab Devinta.
“ Aaaahhh yang bener, cewek kalau horny kan biasanya minta disetubuhi
Dev ? ” cetusku sambil mendekatkan tubuhku kepada Devinta.
“ Iyhaa bener juga siiih kata kamu Dod ” jawab Devinta sambil tertawa. Dan kemudian Devinta mengatakan sesuatu yang sangat mengagetkan hatiku. “ Kamu udah punya pacar Dod..? ” tanya Devinta. “ Eh, belom.. nggak laku Dev.. mana ada yang mau sama Aku..? ” jawabku sedikit berbohong. “ Ah bohong Kamu Dod..! ” ucap Devinta sambil mencubit lenganku.
Secara tiba- tiba aliran darahku-pun seperti mengalir dengan cepat,
otomatis titikupun berdiri dengan perlahan, aku jadi salah tingkah.
Sepertinya Devinta melihat perubahan yang terjadi pada diriku, aku
langsung pura-pura mau mengambil minum lagi, karena memang minumanku
sudah habis, tetapi dia langsung menarik tanganku.
“ Ada apa Dev..? Minumannya sudah habis juga..? ” kataku pura-pura bodoh. “ Dod, Kamu mau nolongin Aku..? ” ucap Devinta seperti memelas. “ Iyaa.., ada apa Dev..? ” jawabku. “ Aku.., Aku.. pengen bercinta Dod..? ” pinta Devinta. “ Hah..! ”
kaget juga aku mendengarnya, bagai petir di siang hari, bayangkan saja,
baru juga satu jam yang lalu kami berkenalan, tetapi dia sudah
mengucapkan hal seperti itu kepadaku. “ Ka.., Kamu..? ” ujarku terbata-bata.
Belum
juga kusempat meneruskan kata- kataku, telunjuknya langsung ditempelkan
ke bibirku, kemudian dia membelai pipiku, kemudian dengan lembut dia
juga mencium bibirku. Aku hanya bisa diam saja mendapat perlakuan
seperti itu. Walaupun ini mungkin bukan yang pertama kalinya bagiku,
namun kalau yang seperti ini aku baru yang pertama kalinya merasakan
dengan orang yang baru kukenal. Begitu lembut dia mencium bibirku,
kemudian dia berbisik kepadaku.
“
Aku pengen bercinta sama Kamu, Dod..! Puasin Aku Dod..! ” Lalu dia
mulai mencium telinganku, kemudian leherku, “ Aahh..! ” aku mendesah. Situs Judi Bola cerita seks
— Mendapat perlakuan seperti itu, gejolakku akhirnya bangkit juga.
Begitu lembut sekali dia mencium sekitar leherku, kemudian dia kembali
mencium bibirku, dijulurkan lidahnya menjalari rongga mulutku. Akhirnya
ciumannya kubalas juga, gelombang nafasnya mulai tidak beraturan. Cukup
lama juga kami berciuman, kemudian kulepaskan ciumannya, kemudian
kujilat telinganya, dan menelusuri lehernya yang putih bak pualam. Ia
mendesah kenikmatan.
Cerita Dewasa Ketika Nafsu Meguasai Diriku | Rajangocok.com
RajaNgocok — Cerita Dewasa Ketika Nafsu Meguasai Diriku — Aku adalah seorang pegawai sebuah perusahaan di Aceh. Aku sudah menikah sejak tahun 2014, dengan seorang wanita bernama Della. Adik iparku (adik kandung istriku) menikah dengan seorang wanita bernama Siska yang menjadi teman selingkuh ku untuk beberapa waktu. Sedikit curhat, pernikahanku kali ini di ujung tanduk. Yah kalau diliat dari biografi singkat yang kuceritakan di atas, bisa diambil kesimpulan apa dan siapa penyebabnya. Yak, selingkuh dan aku pelakunya. Untungnya, teman selingkuhku yang ketahuan kali ini bukan istri adik iparku, melainkan “teman” dari aplikasi media sosial “KitaNgobrol”. Ruginya, ya banyak banget. Salah satunya adik iparku sontak memusuhiku, sekaligus istrinya terpaksa ikut perintah suaminya. Siska (Dalam suatu kesempatan, Siska bertemu dan langsung memohon agar hubungan kami jangan disebarluaskan. Aku pegang tangannya dan kupastikan bahwa aku bukan orang seperti itu. Sampai sekarang kami belum berkomunikasi lagi). Pertengkaran dengan istriku tidak bisa dielakkan. Aku hanya mampu menyembunyikan bahwa aku baru melakukannya sekali , dan memastikan itu hanya coba2 dan tidak akan pernah terulang lagi. Tapi yang namanya emosi kadang tidak bisa dikendalikan, istri mengamuk sejadinya dan membawa masalah ke ranah keluarga besar. Berabe.
Akupun terpaksa pindah ke tempat kos karena istri muak liat wajahku. Dalam keadaaan terlunta2 mental dan tertekan seperti ini, aku pun berusaha mencari pelarian dengan menginap di kantor dan merepotkan pegawai lainnya dengan sesekali nginap di rumah mereka. Adalah rekan kerjaku sejak tahun 2016 kemarin, bernama Putri, seorang wanita kelahiran medan berdarah batak. Putri ini seorang alpha-woman-type, artinya keras kepala dan cenderung egois. Awal mula kehadirannya saja sudah langsung nyuruh2 orang lain jelasin peraturan/SOP ke dia, padahal jelas orang lain itu (aku) jauh lebih lama bekerja disini. Soal perawakan, Putri tidak didukung wajah yang menarik. 3-size-measurement? Minus malah di bagian depan. Parahnya, putri lebih senang untuk tidak memakai make-up bahkan dalam situasi formal sekalipun. Makanya di usia nya yang menginjak 30 tahun ini, aku paham kenapa pacarnya mutusin dia. Padahal kalau memakai make up, Putri dapat kelihatan lebih menarik. Kami sudah setim hampir 2 tahun lamanya. Baik profesional ataupun urusan personal sudah sering kami bahas. Makanya ketika dia tahu aku bertengkar dengan Della, dia langsung bertanya “Kau apain dia?” dengan gaya khas anak bataknya.
Kalau sudah pake gaya begini, mendingan dijawab dengan serius atau langsung cabut, sebelum diajak debat yang ujungnya ngabisin energi. Akupun menerangkan secara garis besar apa masalahnya. Kata2 bodat pun keluar dari mulutnya ditujukan padaku. Aku hanya bisa tersenyum meringis, membayangkan bahwa rekan kerja ku pun bakal memusuhiku (aku mengerti kenapa, kan dia diputusin pacarnya . Jadi dimata dia, aku sama brengseknya dengan mantan co nya). Hari aku menceritakan kasusku, adalah hari dimana Putri sama sekali tidak memperdulikanku. Untungnya kerjaan kami sedang tidak banyak dan mampu kuhandle sendiri. Tapi aku bertekad baikan sama dia, karena urusan kantor memang tidak boleh bercampur dengan urusan pribadi. Sangat mempengaruhi output dan kinerja. Esoknya kubeli sebatang chunky bar dan sebungkus chitato besar. Berhubung meja kami sebelahan, gampang saja kutawarin dia makanan tersebut. Dengan pelototan dan jawaban ketus, dijawabnya tidak. Aku langsung ketawa2. Kuhimbau pada nya untuk tidak melarutkan masalahku ke profesionalisasi kami. Dia menatapku dan menjulurkan tangannya ke bungkus chitato. Yah, setidaknya rekan kerjaku tidak memusuhiku. Untuk meredakan bencinya, kubiarkan dia sepanjang pagi itu merepet dan memaki ku atas tindakan ku kepada Della.
Tidak sekalipun kusanggah, tidak sekalipun kutepis. Suaranya sampai bergetar, air mata mulai memupuk di matanya. Aku hanya bisa bilang maaf berulang kali. Siangnya, suasana sudah mulai berubah karena dia mulai bertanya di mana aku tinggal. “sesekali di kantor” jawabku. “hah, tidur dimana kau?” tanya nya. “noh korsi2 itu kalo dijejer bisa buat tempat tidur. Yang penting punggungku nyandar aja”. Dia geleng2 kepala dan bilang aku gila. Padahal dia ga tau kalo tinggal di kantor dengan air bersih, listrik gratis, serta wifi dengan kuota gede itu menyenangkan <<< korupsi. Kami pun kembali fokus ke kerjaan masing2. Selepas istirahat, darah batak yang mengalir di tubuhnya kembali menghangat. Tapi tidak memanas, hanya interogasi kecil yang ingin dituntaskannya. Putri (P) : Kok bisa lah kau gituin dia rud? Aku (A) : bah, masih belum puas? P : bukan loh, ga abis pikir aku soalnya. Kalian (red:laki2) kek ga ada puas2nya. Ngebuang bunga demi sampah di jalan A : Ini mau digimanain lagi coba? Aku kan dah minta maaf juga. Penyesalan kan selalu datang telat, kalo di awal kan namanya pendaftaran.
Berkat perkataan cuek ku, aku berhasil membuatnya tertawa. Mungkin, mungkin karena aku belum “menyentuh” wanita selama 3 minggu terakhir, tawa dan ekspresi Putri membuat nafsuku tidak stabil. Wanita rekan kerjaku selama ini yang kuliat biasa saja, bahkan cenderung tidak menarik perhatianku, membuat insting lelaki ku aktif. Tanpa sadar, aku memegang kedua tangannya yang bersila di paha nya. Kugenggam dan kutatap matanya sambil tersenyum. Putri kaget dan langsung menarik tangannya. Aku kembali mengeluarkan perkataan cuek “Lumayan megang tangan cewek” sebelum dia berkata apa2. Putri langsung merespon “segitu pengennya ya?”, yang langsung kujawab “udah hampir sebulan loh. Bosen pake tangan sendiri”. Putri langsung melotot tajam “Jadi kau kira aku tempat pelampiasan?” dengan nada meninggi. Akupun langsung berkilah “enggak loh put. Bukan pelampiasan, kau tempat aku mencurahkan rinduku” disertai senyum seringaiku, berharap ini tidak jadi pembantaian umum. Putri langsung menjawab “sama aja kampret” dan kembali menghadapi kerjaannya. Dalam artian lain, sebenarnya aku sudah di zona selamat karena berhasil mengalihkan pembicaraan kasus ku ke mesumku. Namun, sekarang otakku dipenuhi pikiran mesumku. Aku ingin bersetubuh. Judi Bola Online
cerita seks — Tepatnya, aku ingin memasukkan alat kelaminku ke lubang kenikmatan Putri. Kupandangi tubuhnya terutama di bagian payudara. Sadar aku memperhatikan dirinya, Putri balas menatap tajam dan sedikit membentak “apa?” Pikiranku langsung cepat bereaksi. Putri adalah seorang alpha-type, dia ga akan segampang itu peduli, meskipun kepada rekan kerjanya sendiri. Pikiranku berlanjut, Putri sudah lama tidak pacaran. Ini berarti taruhan 50–50. Aku harus mencoba, batinku berkata. “Enggak. Aku cuma mau pijet2 badanmu aja” sergahku sambil mengarahkan kursi ku ke belakang nya dan sekaligus memegang bahu nya. Putri sedikit berteriak “apaan seh?” sambil menepis tanganku dari bahu nya. Langsung sigap kutangkap tangannya. Putri langsung melotot tajam sambil berkata “Rud, aku marah. Lepasin”. Taruhanku sepertinya salah. Tapi otakku masih dipenuhi pikiran mesum. Dengan sedikit tercekat, aku mengeluarkan kata2 “Put, tolong aku put” sembari tidak menghiraukan perintahnya untuk melepaskan tangannya. Putri menjawab tegas “ENGGAK. LEPASIN”. “Put, bantuin napa. Ga usah sampe “kesana” deh. Bantuin aku “keluar” aja. Janji (janji? lol)” kataku dengan penuh harap sambil tetap memegang tangannya.
Cerita Dewasa Ayah Merengut Perawanku | Rajangocok.com
RajaNgocok — Cerita Dewasa Ayah Merengut Perawanku
— Sebelumnya saya perkenalkan nama saya Venny (bukan nama sebenarnya).
Saya sebelumnya wanita baik-baik yang belum pernah mengenal sex
sebelumnya. Saya mengalamai pengalaman sex pertama saya dengan seorang
laki-laki yang sebelumnya saya sangat respek padanya, laki-laki itu
adalah papa saya sendiri. Papa mempunyai kebiasaan yang buruk yaitu
senang sekali bermabuk-mabukan dan membawa wanita jalanan ke rumah
ketika mama sedang mengurusi bisnisnya ke luar negeri. Papa dulunya
seorang businessman yang sangat sukses yang bergerak di bidang jasa
perbaikan kendaraan, bahkan bengkel papa sebelumnya sangat terkenal di
negeri ini karena kekhususannya mengurusi mobil-mobil mewah.
Dulu
papa sangat perhatian dan sangat sayang kepada kami, sampai akhirnya
ketika krismon melanda negeri ini, kelakuan papa berubah 180 derajat,
mulai dari bermabuk-mabukan sampai bercinta dengan wanita jalanan di
rumah kami sendiri. Dua tahun telah berlalu setelah krismon, bisnis papa
semakin terpuruk, sehingga kami terpaksa mengadu nasib di negeri
kangguru. Kami tidak tahu kelakuan papa selanjutnya, karena papa tinggal
sendirian di rumah di Jakarta dengan seorang pembantu laki-laki. Sampai
akhirnya ketika saya dan adik saya Yennie (bukan nama sebenarnya)
pulang liburan ke Jakarta pada tahun 2002.
Ketika
itu, papa memintaku untuk magang di bengkelnya. Seperti kondisi
sebelumnya, memang sedikit sekali pelanggan yang datang ke bengkel papa,
sehingga terlihat sangat sepi. Pada suatu hari saya mendapati papa
sedang mabuk di ruangan kerjanya. Ketika itu aku menghampiri papa untuk
menegurnya. Entah kenapa tiba-tiba papa menarikku dan mencumbuiku dengan
paksa. Dia memaksakan memasukkan lidahnya ke mulutku sambil tangan
kanannya meremas pantatku dan tangan kirinya meremas payudaraku. Aku
sudah berusaha untuk mengelak darinya, tapi ternyata tenaga papa lebih
besar dari tenagaku. Entah kenapa tiba-tiba ada suatu rasa yang nikmat
yang menjalar di sekujur tubuhku, dan payudaraku terasa mulai mengeras.
Papa mulai memainkan lidahnya di dalam mulutku, dan secara reflect
lidahku membalasnya.
Aku
merasakan celana dalamku mulai basah, dan aku sepertinya mulai
terangsang oleh cumbuan papa. Peristiwa itu berlangsung selama 8 menit.
Tiba-tiba papa melepas pagutan bibirnya dari bibirku, dan sepertinya dia
mulai tersadar dari mabuknya. Papa mendorong tubuhku dan meminta maaf
sambil menitikkan matanya penuh penyesalan. Setelah itu saya segera
pulang dengan mobilku sendiri, sedangkan papa masih harus melanjutkan
pekerjaannya. Selama dalam perjalanan pulang, saya menangis karena masih
terbayang dengan perbuatan papa tadi. Perasaan benci, kecewa, tapi
bercampur dengan rasa nikmat yang sebelumnya tidak pernah saya rasakan.
Ketika sampai di rumah, saya mendapati celana dalam saya masih basah,
dan saya langsung masuk ke kamar mandi untuk menghilangkan rasa jijik
saya. Ketika saya mandi, saya masih membayangkan perbuatan papa tadi,
sampai secara tidak sadar, saya meremas payudara saya.
Saya
mulai merasakan nikmat yang luar biasa, bercampur dengan guyuran shower
yang mengalir di sekujur tubuhku. Siraman air shower terasa nikmat
sekali di memek saya, dan secara tidak sadar, saya mulai mengelus memek
saya. Perasaan nikmat semakin menjadi-jadi sampai akhirnya seluruh
tubuhku mulai mengejang dengan hebatnya, dan cairan hangat keluar dari
memek saya. Setelah itu tubuh saya terasa lemas, dan akhirnya saya
tertidur pulas setelah selesai mandi. Keesokan paginya waktu saya sedang
sarapan, papa kembali meminta maaf kepadaku, tetapi aku bingung
menyikapinya, karena di lain sisi aku menginginkan kejadian kemarin
terulang kembali. Setelah itu papa berangkat ke kantor dan saya
mengantarkan adik saya ke rumah temannya.
Selama
di kantor, segala sesuatu berjalan seperti biasa, sampai ketika saya
hendak pulang, mobil saya tidak bisa dihidupkan, dan mekanik anak buah
papa tidak sanggup menyelesaikannya hari itu juga. Akhirnya saya ke
ruangan papa untuk mengajak pulang bareng. Ternyata seperti biasa papa
sedang mabuk-mabukan lagi. Walaupun sedang mabuk, papa masih tetap sadar
dan mengajak saya untuk pulang saat itu juga. Segalanya berjalan dengan
normal selama dalam perjalanan pulang, sampai di dekat rumahku, papa
menghentikan mobilnya dan tiba-tiba dia membuka celananya dan
memerintahkanku untuk memegangnya. Tiba-tiba papa memanggilku dengan
nama mamaku. “Nancy, tolong elus kontol gua dong, gua udah lama gak elu
isepin!” Tentu saja aku kaget, ternyata selama mabuk, papa menganggapku
sebagai mama, karena kemiripan mukaku dengan muka mama. Karena ada
dorongan setan, aku mulai memegang dan mengulum kontol papa yang
ternyata besar sekali sampai-sampai tidak cukup masuk ke dalam mulutku.
Secara reflek saya mulai memaju-mundurkan kepala saya dan mulai
menjilati biji peler papa.
Pada
saat itu, papa mulai mengelus paha saya, dan akhirnya tangannya melepas
celana dalamku. Kemudian jari-jarinya bermain di bibir memekku. Selama
lima menit, papa memainkan memekku, hingga akhirnya cairan hangat
mengalir dari memekku, aku merasakan nikmat yang luar biasa. Setelah
beberapa menit kemudian, aku sudah hampir sampai untuk kedua kalinya,
tiba-tiba cairan putih keluar dari kontol papa, dan tertelan olehku, dan
rasanya gurih sekali. Setelah itu, papa menjadi lemas dan mengeluarkan
jarinya dari dalam memekku, sehingga aku merasa nanggung. Saat itu juga,
papa langsung tertidur di dalam mobil, dan karena merasa kesal, aku
pulang jalan kaki, yang jaraknya tidak jauh dari rumahku. Sampai di
persimpangan jalan rumahku, aku bertemu dengan kakak kelasku di SMA yang
sudah 2 tahun tidak ketemu, namanya Bang Jhonny (bukan nama sebenarnya)
yang terkenal playboy waktu di SMA dulu.
Tampang
Bang Jhonny sebenarnya biasa-biasa saja, entah kenapa dia bisa menjadi
playboy. Kami bersalaman dan dia berusaha memelukku dengan erat, aku
berusaha menolaknya, karena tidak ingin Bang Jhonny tahu kalau celana
dalamku basah. Aku berlari ke rumahku, dan langsung ke kamar mandi untuk
membersihkan memekku. Sambil mandi, aku mulai masturbasi kembali,
karena perasaan nanggung tadi masih ada. Setelah selesai mandi, aku
mengenakan daster tanpa celana dalam dan bra karena kebiasaanku setiap
tidur. Setelah itu aku tidur tanpa sempat makan malam. Pada saat aku
sedang tidur nyenyak, aku merasakan ada yang sedang berusaha melepaskan
tali dasterku. Karena masih capek akibat orgasme yang berulang kali
tadi, aku tidak bisa terbangun. Judi online
cerita seks
— Tangan itu menjalar sampai ke payudaraku dan aku merasakan lidah
sedang bermain di pentilku. Tanpa sadar aku mengerang nikmat, dan
membayangkan papaku sedang melakukannya. Kemudian bibir itu terus
bergerak menuju leherku sampai akhirnya berhenti di bibirku. Aku
membalas pagutan bibirnya dan tiba-tiba aku tersadar dan terbangun. Aku
mendorong tubuh itu yang ternyata adalah papaku. Dengan sekuat tenaga
papa tetap memaksaku dan semakin liar perlakuannya kepadaku, sehingga
dasterku robek, sehingga tubuh indahku terlihat di depan matanya. Dengan
paksa dia mengangkangkan kedua kakiku dan mulai menjilati memekku. Aku
berusaha menjauhkan kepala papa dari memekku sehingga papa terjengkang
dari tempat tidur. Papa segera bangkit dan menarik tubuhku sambil
menampar pipiku dengan keras. Dilucutinya semua pakaiannya sehingga
hanya tubuh polosnya yang terlihat. Tanpa basa-basi aku didorongnya
kembali ke tempat tidur dan sekarang mencoba untuk memasukkan kontolnya
ke lobang kenikmatanku.
Ayahku
hanyalah seorang pensiunan pegawai bank pemerintah di Sukabumi.
Sedangkan ibuku bekerja sebagai guru sebuah SMA negeri di sana.
Aku tinggal di tempat kos di daerah Jakarta Barat.
Karena
uang kiriman orang tuaku kadang-kadang terlambat dan terkadang bahkan
tidak ada kiriman sama sekali, untuk bertahan hidup, akupun menjadi guru
privat anak-anak SMA. Memang aku beruntung dikaruniai otak yang lumayan
encer.
Akupun hidup prihatin di ibukota ini, terkadang seharian aku hanya makan supermie saja untuk mengganjal perutku.
Aku
pikir tidak mengapa, asal aku bisa hemat untuk bisa membeli buku kuliah
dan lain sebagainya, sehingga aku bisa lulus dan membanggakan kedua
orang tuaku.
Terkadang aku iri melihat teman-teman kuliahku.
Mereka sering dugem, berpakaian bagus, bermobil, mempunyai HP terbaru, dll.
Salah
satu dari teman kuliahku bernama Monika. Dia seorang gadis cantik dan
kaya. Ia anak seorang direktur sebuah perusahaan besar di
Percaya atau tidak, dia adalah pacarku. Kadang aku heran, kok dia bisa tertarik padaku.
Padahal banyak teman laki-laki yang bonafid, mengejarnya.
Ketika kutanyakan hal ini, ini bukan ge-er, dia bilang kalau menurutnya aku orang yang baik, sopan dan pintar.
Disamping itu, dia suka dengan wajahku yang katanya “cute”, dan perawakanku yang tinggi, tegap, kekar, dan berisi.
Nggak percuma juga aku sering latihan karate, renang, bola, dan voli waktu di Sukabumi dulu.
Monika dan aku telah berpacaran semenjak dua tahun belakangan ini.
Walaupun kami berbeda status sosial, dia tidak tampak malu berpacaran denganku.
Akupun sedikit minder bila menjemputnya menggunakan motor bututku, di rumahnya yang berlokasi di Pondok Indah.
Sering orang tuanya, mereka juga baik padaku, menawarkan untuk menggunakan mobil mereka jika kami akan pergi bersama.
Tetapi
aku memang mempunyai harga diri atau gengsi yang tinggi (menurut Monika
pacarku, gengsiku ketinggian), sehingga aku selalu menolak.
Kemana-mana aku selalu menggunakan motor bersama Monika.
Monikapun tidak berkeberatan bahkan mengagumi prinsip hidupku.
Saat makan atau nonton, aku selalu menolak bila dia akan mentraktirku.
Aku bilang padanya sebagai laki-laki aku yang harus bayarin dia.
Meskipun
tentu saja kami akhirnya hanya makan di rumah makan sederhana dan
nonton di bioskop yang murah Itupun aku lakukan kalau sedang punya uang.
Kalau tidak ya kami sekedar ngobrol saja di rumahnya atau di tempat kostku.
Monika adalah gadis baik-baik Aku sangat mencintainya.
Sehingga dalam berpacaran kami tidak pernah bertindak terlalu jauh. Kami hanya berciuman dan paling jauh saling meraba.
Memang benar kata orang, bila kita benar-benar mencintai seseorang, kita akan menghormati orang tersebut.
Monika pernah bilang padaku, kalau ia ingin mempertahankan keperawanannya sampai ia menikah nanti.
Terlebih
akupun waktu itu masih perjaka. Mungkin hal ini sukar dipercaya oleh
pembaca, mengingat trend pergaulan anak muda Jakarta sekarang. Judi online
Cerita Seks — Keadaanku mulai berubah semenjak beberapa bulan yang lalu.
Cerita Dewasa Ku Intip Tetanggaku Yang Sedang Tidur Dengan Suaminya
RajaNgocok — Cerita Dewasa Ku Intip Tetanggaku Yang Sedang Tidur Dengan Suaminya
— Udara pagi ini terasa sejuk sekali, seakan menyambut baik datangnya
hari Minggu ini. Secerah wajah tante Ivone yg tengah bercengkrama dengan
bunga bunga ditaman. Meskipun nampak angkuh, namun kecantikan wajahnya
tak dapat disembunyikan.
Di
depan rumahku tinggallah pasangan muda suami istri yang telah memiliki
seorang putra berusia 4 tahun yang diasuh oleh seorang pembantu yang
datang jam 7 pagi pulang jam 4 sore. Tetanggaku ini adalah seorang
wiraswasta bidang percetakan sedangkan istrinya adalah karyawati di
sebuah instansi.
Dari
cerita yang pernah mereka ucapkan, dulu mereka pernah mengikuti suatu
aliran yang sangat fanatik, itulah sebabnya istri tetanggaku ini selalu
mengenakan jilbab lebar yang selalu menutupi kepala dan dadanya dan juga
selalu mengenakan pakaian longgar yang panjang sampai ke mata kaki.
Dari
cerita istriku, kuketahui bahwa sang istri sangat memperhatikan masalah
hubungan suami istri untuk menjaga keharmonisan rumah tangga mereka.
Hal ini karena istri tetanggaku ini merupakan pelanggan tetap istriku
dalam membeli jamu dari Madura, terutama jamu yang berhubungan dengan
hubungan suami istri seperti “sari rapet”, “Pria perkasa” ataupun jamu
lainnya yang selalu berhubungan dengan hubungan suami istri.
Walaupun
selalu mengenakan jilbab lebar, tetap saja tidak bisa menutupi
kecantikan, keanggunan dan putihnya kulit istri tetanggaku ini, sehingga
aku sering membayangkan bagaimana keadaan tubuhnya bila tidak
mengenakan busana, pastilah sangat seksi dan sangat menggairahkan.
Disamping
sebagai seorang wiraswasta, tetanggaku ini aktif di sebuah LSM yang
memperhatikan perkembangan perekonomian masyarakat. Karena persaingan
bisnis yang semakin ketat, akhirnya usaha tetanggaku ini bangkrut, dan
akhirnya ia lebih memfokuskan diri untuk mengeluti LSM yang ia ikuti.
Dan ternyata di LSM yang digelutinya ini, ia mendapatkan kepercayaan
untuk mengawasi pencairan dana masyarakat di luar kota dengan honor yang
lumayan untuk menghidupi keluarganya. Sehingga ia harus kerja di luar
kota dan seminggu sekali baru pulang ke rumah.
Pada
suatu hari istriku berkata bahwa komputer tetanggaku bermasalah dan
minta tolong padaku untuk segera memperbaikinya, sebab tidak mungkin
harus menunggu suaminya pulang dan lagi pula banyak pekerjaan mendesak
yang harus dikerjakannya. Dan katanyanya walaupun ia sedang ada
dikantor, aku dipersilahkan untuk memperbaiki komputer di siang hari,
sebab ada pengasuh anaknya di rumah.
Obsesiku terhadap istri tetanggaku ini seperti mendapat peluang. Aku menyanggupi untuk memperbaiki komputernya.
“besok akan ku kerjakan..” kataku pada istriku.
Keesokan
harinya sebelum aku ke rumah tetanggaku, aku persiapkan beberapa spy
cam (“Kamera pengintai”) ukuran kecil tanpa kabel yang aku hubungkan ke
komputerku.
Ternyata
sistem operasi komputer tetanggaku ini bermasalah, maka harus ku
install ulang supaya normal kembali. Pada saat penginstallan sedang
berlangsung, aku menanti pengasuh tetanggaku ini lengah atau keluar
memberi makan asuhannya. Saat pengasuh anak tersebut keluar, maka
kugunakan kesempatan ini untuk masuk ke kamar tetanggaku dan meletakkan 2
buah spy cam ditempat yang tepat dan tersembunyi yang bisa menangkap
aktivitas tempat tidur dan sekitarnya.
Setelah
perbaikan sistem operasi komputer tetanggaku selesai, aku segera pulang
dan menyalakan komputer untuk mengetes apakah spy cam yang aku letakkan
berfungsi dengan baik. Dan ternyata alat kecil memang benar-benar
canggih, selain bentuknya kecil dan tanpa kabel, ternyata daya tangkap
gambarnya pun nyaris sempurna dan yang lebih canggihnya lagi adalah
kemampuannya melakukan zoom.
Mulailah
pada jam-jam tertentu aku memantau keadaan kamar tersebut. Dari hasil
pantauan tersebut, tedapat beberapa moment yang aku rekam, diantaranya
merekam tubuhnya yang sedang telanjang bulat dan berlenggang lenggok
didepan cermin sehabis mandi, merekam kegiatan dirinya yang sedang
terangsang di malam hari pada saat suaminya di luar kota, bahkan sempat
ku rekam bagaimana ganasnya ia di tempat tidur pada saat suaminya pulang
dari luar kota.
Rupanya
dibalik keanggunan dan kealiman penampilan luar istri tetanggaku ini,
ternyata dalam berhubungan suami istri dia sangat ganas dan binal
membuat suaminya kewalahan, dan sering kali terlihat dia masih bernafsu
tetapi suaminya sudah ambruk dan akhirnya dia hanya bisa gelisah tidak
bisa diam melihat suaminya tidur kecapaian.
Akhir-akhir
ini kesibukan tetanggaku ini semakin padat, sehingga jadwal
kepulangannya menjadi tak menentu, terkadang dua minggu sekali bahkan
pernah sampai dua bulan baru pulang. Bahkan pernah secara bercanda istri
tetanggaku ini berkata pada istriku :
“Bu…, saya mah jablay…(jarang dibelai maksudnya) “
“Kenapa gitu ?” tanya istriku pada.
“Habis
si Bapak jarang pulang, dan kalo pulangpun hanya satu malam setelah itu
pergi lagi.. Saya mah punya suami… tapi jarang sekali bermesraan “
katanya dengan nada sedih.
Pada
suatu hari, istriku cerita padaku bahwa pada tadi siang ketika istriku
bertamu ke tetanggaku, dia melihat istri tetanggaku sedang menangis. Dan
ketika ditanya mengapa, istri tetanggaku menjawab terisak “Si Bapak,
tadi malam pulang, tapi belum ngapa-ngapain dia sudah pergi lagi dengan
temannya malam itu juga dan sampai sekarang belum pulang. Padahal saya
lagi pingin-pinginnya..”
Mendengar
cerita istriku, aku menjadi tergoda untuk mengisi kekosongan kasih
sayang ini. Tapi bagaimana caranya? dan tak mungkin aku dapat menggoda
seorang istri yang selalu taat menjalankan perintah agama. Apalagi dia
selalu mengenakan jilbab dan tidak pernah memberi kesempatan kepada
bukan muhrimnya untuk berbicara bebas dengannya.
Akhirnya
aku punya ide untuk mengancamnya akan menyebarkan video rekaman dirinya
yang sedang telanjang dan yang sedang berhubungan dengan suaminya.
Rekaman tersebut aku simpan di CD.
Pada
malam hari ketika istriku sudah tidur, kuletakkan CD rekaman tersebut
di depan pintunya dan kuhubungi HP istri tetanggaku ini dari HP-ku
dengan menggunakan nomor yang baru kubeli siang tadi
“Bu…,
Coba ibu buka pintu depan dan ambil amplop yang tersimpan dibawah
pintu, sekarang..! Isinya adalah CD berisi video rekaman yang harus ibu
tonton di komputer” kataku memerintah tanpa memberi kesempatan padanya
untuk bertanya siapa yang menelepon.
Aku
mengintip dari dalam rumahku, tak lama kemudian aku melihat pintu
depannya terbuka, kemudian dia keluar dengan jilbab lebar dan baju
longgar yang biasa dikenakan kemudian melihat keadaan sekitarnya, lalu
setelah yakin tidak ada seorangpun, lalu dia melihat ke bawah dan
mengambil amplop yang aku simpan dan dengan tergesa-gesa pintu itupun
dia tutup kembali.
Kira-kira
setengah jam kemudian, HP-ku bunyi dan setelah kulihat ternyata istri
tetanggaku menghubungiku. Begitu aku tekan tombol terima, langsung
terdengar suara serak seperti orang yang sangat marah tapi tak berdaya
“Anda siapa ? Dan apa maksudnya memperlihatkan video ini pada saya ? “ tanyanya.
“Saya
hanyalah seorang penggemar berat ibu. Dan saya ingin semua orang tahu
bahwa tubuh ibu sangat menggairahkan dan ibu sangat binal dan ganas di
tempat tidur” jawabku santai.
“Apa maksudnya…?” katanya dengan nafas yang mulai tersekat
“Akan
saya perbanyak CD ini dan akan saya bagikan ke setiap rumah di
lingkungan ini, juga akan kirim ke internet agar orang sedunia tahu apa
dan bagaimana ibu. “ jawabku masih dengan nada santai dan kalem.
“Ja…jangan…jangan…!” potongnya mulai gugup.
“Apa yang sebenarnya kamu inginkan…, mau uang…? Berapa…?” katanya memelas dan suara melemah.
“Saya nggak mau uang…” jawabku
“Lalu apa..?” susulnya
“Saya hanya ingin bisa menikmati tubuh ibu yang sangat menggairah…” kataku menggodanya.
“Tidak mungkin …..Aku nggak sudi….”
“Ya…nggak
apa-apa.. Tapi ibu jangan kaget kalau esok hari semua tetangga akan
ribut karena memiliki rekaman tersebut..” jawabku mengancam
“jangan…jangan dilakukan ….tolonglah kasihani saya…” katanya lagi memelas
“Tidak akan saya lakukan…asal ibu memenuhi keinginan saya” kataku lagi.
Lama dia tidak menjawab…
Dan akhirnya…
“Baiklah…
saya menyerah…, tapi kumohon…. Kamu harus menghapus semua rekaman ini “
katanya dengan nada yang sangat berat dan pasrah karena kalah
“Baiklah…,
sekarang ibu harus membuka pintu depan, kemudian ibu harus menunggu
saya di kamar ibu. Kalu tidak ibu lakukan maka saya tidak akan datang”
jawabku memberikan perintah.
Tak
lama kemudian, kulihat pintu depan terbuka sedikit dan beberapa menit
kemudian kulihat dimonitor bahwa dia telah ada di dalam kamar dan duduk
gelisah diatas kasur menunggu apa yang akan terjadi.
Kumatikan
komputerku dan aku keluar rumah secara mengendap-ngendap menuju rumah
tetanggaku melalui pintu depan yang terbuka, kemudian kututup dan
kukunci. Lalu dengan perasaan deg-degan aku menghampiri kamarnya kubuka
pintunya dan kututup kembali serta kukunci. Begitu melihatku dia
langsung berdiri dan berkata kaget dan marah
“Ohh..ternyata bapak..! Kenapa bapak melakukan ini padaku. Apa bapak tak takut kalau saya laporkan ke istri bapak ?” Ancamnya
“Laporkan saja dan saya akan menyebarkan rekaman itu. Yang paling rugi kan bukan saya, tapi ibu sendiri ?” jawabku menekannya
“Jadi gimana ? mau batal ?” sambil aku membalikkan badan seolah-olah akan keluar kamar.
“Jangan…saya menyerah…” katanya pelan dan terisak meneteskan air mata.
Dia
duduk mematung di pinggir tempat tidur ketika kuhampiri. Aku duduk
disampingnya, dia menggeserkan badannya seperti yang ketakutan, tapi aku
menahannya sambil berkata
“Ingat,
jika ibu tidak melayaniku malam ini, maka ancamanku akan kulaksanakan
!” kataku mengancam. Akhirnya dia diam dengan badan menggigil ketakutan
dan mata yang terpejam.
Tangan
kananku memeluknya dari belakang. Kudekatkan wajahku ke wajahnya. Dia
masih memejamkan matanya. Ohhh betapa cantik wajahnya, bibirnya yang
tipis dan basah menggodaku untuk menciumnya
Dia
diam saja mematung, bahkan badannya terasa sangat dingin. Tapi aku tak
peduli, aku terus mengulum bibirnya yang tertutup rapat dan terkadang
lidahku menjilati bibirnya. Dia mulai bereaksi tapi hanya sekilas
setelah itu dia tetap diam sambil memejamkan mata.
Tanganku
membuka jilbab lebar yang ia kenakan dan melemparkannya ke lantai, maka
tampaklah rambut indah dengan leher jenjang merangsang menopang
wajahnya yang terlihat sangat cantik dan menggemaskan, walaupun dengan
mata terpejam dan ekspresi wajah yang tegang.
Bibirku
mulai menciumi dagu, pipi, dan seputar lehernya yang sangat merangsang,
beberapa kali kurasakan ada reaksi dari dirinya dengan keluarnya
keluhan dari mulutnya.
“Euh….euh….”
Hanya
segitu, lalu dia diam lagi seperti sedang bertahan untuk tidak tergoda
atas rangsangan yang kulakukan pada dirinya. Lalu tanganku menarik
seleting baju panjang yang terdapat dipunggungnya dan bajunya kutarik ke
bawah, tampaklah tubuh putih mulus yang harum dengan buah dada yang
montok terhalang oleh BH yang masih menahannya agar tidak tumpah.
Kutarik pengait BH hingga BH tersebut terlepas dan kulemparkan ke
lantai, maka tampaklah buah dada yang benar-benar montok menggairahkan
tergantung bebas dihadapanku.
Badannya
semakin kaku, kudorong paksa agar dia berbaring di kasur, lalu dengan
tergesa-gesa karena bernafsu tanganku mulai meremas buahdada indah
tersebut yang kiri dan kanan secara bergantian.
Ouh…
betapa mengasyikkan dan puasnya dapat mempermainkan buah dada dari
seorang wanita yang biasanya tertutup baju longgar dan jilbab yang
lebar. Mulutku mulai menjilati dan menciumi seluruh permukaan kulis
halus di sekujur tubuh terbukanya. Terkadang disertai dengan kecupan
serta hisapan yang mengasyikan. Dan akhirnya bibirku menuju buah dadanya
. Buah dada sekal dan montok itu aku hisap dan gigit-gigit gemas penuh
nafsu, kemudian aku kebagian puting susunya yang sudah mulai tegak
menantang. Kupilin-pilin dengan bibir dan lidahku..
“Ouh…ouh…euh…..euh… ssstt…hhhssstttt…” Erangan halus dan desis nikmat keluar dari mulutnya tanpa disadarinya. Judi Online
cerita seks
— Tapi segera diam kembali setelah dia menyadarinya apa yang sedang
terjadi. Tampak sekali terjadi pergulatan batin yang sangat hebat antara
mempertahankan harga diri dan kehormatan melawan gairah nafsu yang
sudah mulai bangkit mempengaruhinya. Hal ini tampak dari gerakan
tubuhnya mulai menggelinjang dan merespon setiap sentuhan dan rangsangan
yang kuberikan padanya. Peperangan antara rasa terhina dan rasa nikmat
yang ia terima demikian hebatnya sehingga tampak dari keringat yang
mulai bercucuran dari tubuhnya.
Cerita Dewasa Nikmatnya Goyangan Pria Lain | Rajangocok.com
RajaNgocok — Cerita Dewasa Nikmatnya Goyangan Pria Lain
— beban pekerjaan dan pikiran yang membuat Ridho (45), yang disetujui
sebagai kepala jawatan di sebuah kabupaten yang cukup maju, memutuskan
untuk mengajak Siti (35), mengajak bersama dua anak mereka Dika dan
Diki, kembar tampilkan 10 tahun, Liburan ke daerah wisata di luar kota
selama sepekan. Dua hari menginap di hotel N di kawasan wisata pantai
membuat keluarga Ridho tidak perlu hiruk pikuk kota.
Di
sana setiap hari mereka menghabiskan waktu bersama, berenang, latihan
menyelam, dan mengabadikan kegembiraan mereka menggunakan kamera foto
dan handycam. Tapi di hari ketiga, Siti puas dan tidak ikut suami dan
dua lolos bepergian.
Ia
memilih diam di kamar hotel untuk istirahat. Pagi-pagi benar, Ridho,
dan Dika-Diki berangkat untuk menikmati indahnya pulau-pulau kecil di
sekitar kawasan wisata itu yang harus dilewati dengan menyeberang perahu
selama setengah hari.
Ya sudah mama tinggal saja di hotel, istirahat .. paling lambat kita sudah balik, kata Ridho saat pergi berangkat.
Ia
mengerti benar stamina berbicara kurang cocok jika harus menyeberang
menggunakan perahu. Dika dan Diki mencium pipi mamanya sebelum pergi.
Hotel N tempat mereka menginap jauh dari pemukiman penduduk.
Tempatnya
memang sangat nyaman untuk berlibur menghilangkan suntuk, dengan
rindang pepohonan di sekitar hotel dan panorama pantai yang berpasir
putih. Hanya saja, keluarga Ridho datang ke sana saat musim liburan, dan
hotel liburan memang sedang sepi tamu.
Ini
juga yang membuat pengelola hotel merawat keluarga yang ingin menginap
lebih lama di sana. Alasan mereka menyewa dua kamar, satu untuk mereka
dan hanya untuk anak-anak. Siti bangun sekitar pukul 11 siang,
badannya sudah lebih segar dengan istirahat yang cukup. Ia lalu mandi
dan menyantap sarapan yang diantar sedari pagi.
Siti
tergolong wanita cantik yang berusia 35 tahun lebih suka menggairahkan
dari segi seksi. Payudaranya 36D dan badan tinggi montok berisi dengan
pantat seksi dibalut kulit putih bersih.
Banyak
yang melihat wajah dan perawakan Siti mirip seniman Mona Ratuliu.
Setelah menikmati sarapannya, Siti mencoba rileks di sofa menonton
televisi. Siti mengenakan kaos oblong putih dan celana pendek agar lebih
nyaman.
Tayangan
kuliner di televisi hanya membuat Siti yang berbaring di sofa terlelap
lagi, tapi ketukan pintu kamar menyadarkannya. Revan (40) dan Bisma
(28), dua orang petugas Hotel yang berdiri di depan pintu saat Siti
membukanya.
“Maaf pindah bu,” kata Salman Revan. Bisma berdiri di belakang Revan.
“Oh nggak apa .. ada apa ya ?,” tanya Siti.
“Tadi
pagi kami memesan pak Revan, disuruh periksa kemari, katanya ada
kerusakan di kamar mandi dan saluran pembuangannya ?,” jawab Revan.
Revan
lalu mengenalkan diri jika ia dan Bisma adalah petugas hotel yang
bertanggung jawab jika ada yang menangani kerusakan fasilitas hotel.
“Ehm
.., oh iya. Tadi sempat ke sini ya? Maaf ya saya bangunnya siangan ..
ayo silahkan masuk pak, ”Siti baru ingat tadi pagi sempat ngomel-ngomel
karena kerusakan di kamar mandi hotel.
Siti
menyilakan dua petugas hotel yang masuk. Tidak ada janji tentang bejat
dua petugas hotel dan kesempatan yang tersedia di Siti seorang diri,
membuat Siti diperkosa di kamar sewaan keluarga
Pengakuan Siti:
Ridho,
suami Siti bersama anak mereka, Dika dan Diki kembali ke Hotel N dua
hari kemudian setelah menikmati keindahan pulau-pulau kecil di seberang
kawasan pariwisata itu. Malam hari setelah Dika dan Diki memasuki kamar
mereka dan tidur, Ridho mencari tahu apa yang menyebabkan bermuram muka
sejak mereka kembali ke Hotel.
“Mama masih sakit ya ?, kok diam terus dari tadi,” tanyanya pada Siti.
“Nggak
papa, mama sudah sehat. Tapi selama papa dan anak-anak pergi …., ”Siti
tak melanjutkan ceritanya. Itu tengkurap di tempat tidur dengan raut
sedih, sementara Ridho dengan menunggu menunggu jawaban itu.
“Ayo teruskan mama, ada apa sebenarnya ?,” Ridho penasaran.
“Mama diperkosa pa… mama diperkosa oleh dua petugas hotel ini… dan sekarang mereka sudah kabur,” isak Siti menjadi-jadi.
Siti
pun bercerita bagaimana dua petugas hotel itu datang ke kamar mandi
untuk memperbaiki. Namun saat kamar tertutup, mereka meringkus Siti dan
mengikatnya. Mulutnya disumpal kain dan ikatan juga ditutup dengan sapu
tangan. Lalu, mereka memperkosa Siti berkali-kali.
“Apa
.. ??,” Ridho terkejut bukan hanya mendengar mendengar kata-kata
digauli oleh dua petugas hotel. Ia berusaha menghibur Siti agar tidak
trauma, dan menunggu segera melaporkan kejadian itu ke kantor polisi.
Rekaman Handycam
Ridho
sangat terpukul mendengar cerita mendengar. Setelah meminta Siti dan
meminta ia terlelap, Ridho kemudian keluar kamar hotel menuju tepian
pantai untuk menyepi sambil memulai melaporkan masalah tersebut esok
paginya.
Tapi,
sebelum keluar kamar Ridho menemukan handycam milik Dika, lolos
tergeletak di dekat pintu kamar hotel. Handycam itu tidak dibawa
kompilasi. Ridho bersama dua lolos melancong ke pulau-pulau kecil dua
hari lalu. Ia lalu memungut handycam itu dan meminta keluar.
Di
tepi pantai yang sepi itu, Ridho melamun panjang nasib nasib berkemah.
Pergi berlibur untuk melepaskan beban dari himpitan kerja dan hiruk
pikuk kota, mengatasi masalah yang sangat berat dan aib.
Tangannya
iseng menghidupkan handycam untuk mengambil gambar bintang di langit
malam itu. Namun, demi pita itu, berhasil. Penasaran, Ridho kemudian
merewet kaset dan memutarnya untuk melihat isinya.
Mata
Ridho terbelalak saat rekaman handycam tertayang di LCD handycam.
Ternyata isinya adalah adegan pemerkosaan yang menimpa Siti, berbicara.
Siti dalam kesulitan, masing-masing melepaskan diikat di pojok sisi
ranjang membuat posisi Siti terlentang dengan kaki terbuka.
Ia
hanya mengenakan celana dalam dan bra berwarna biru muda, sementara
mata dan mulutnya tertutup dengan ikatan sapu tangan. Tubuh Siti yang
putih mulus meronta-ronta di atas ranjang sepertinya butuh dilepaskan.
Suaranya hanya ehmmm… ehmmm… suka berteriak, tapi tak bisa lepas karena
mulutnya tersumbat.
“Ha
.. ha .. ha .. ini dia .. tante girang yang sudah nggak tahan di atas
ranjang,” suara seorang pria terdengar dalam rekaman itu.
Ridho
kenal suara itu, ya suara itu tak lain dari Bisma, bujangan petugas
hotel. Nampak ia memegang Handycam dan mengambil gambar Siti diempatkan.
“Eng .. ing .. eng … ini dia gigolonya …,” kata Bisma, pada saat yang sama muncul gambar Revan petugas hotel lainnya.
Revan
hanya menggunakan kolor putih, di belakangnya nampa penisnya yang mulai
terbalik tegang. Revan menyeringai di kamera sambil menjilati lidahnya
sendiri sambil menikmati makanan enak.
Revan
naik ke ranjang di mana Siti berenang. Ia berlutut di antara Siti
sambil tanganya mulai mengusapi Siti. Siti memberontak meronta-ronta,
teriakan tertahan terdengar keras.
“Eit
.. eit … percuma tante … lebih baik tante menerima saja, sebaliknya
melawan ntar malah sakit lho .. he..he..he ..,” ejek Revan dengan
seringai mesumnya.
Revan
terus meraba Siti mulai dari kaki, paha, perut, dan sekarang mulai
mulai menjalar ke payudara Siti yang masih terbungkus bra. Siti terus
meronta berhasil melawan, tetapi percuma karena ikatan di tangan dan
sangat kuat menggunakan tali plastik jemuran, semakin kuat ia meronta
kesulitan meningkatkan semakin sulit pada percobaannya. Prediksi Bola
Cerita Seks — “Kurang aj”, pikir Ridho saat menyaksikan adegan itu di handycam, mencoba bergetar memegang amarah.
RajaNgocok — Cerita Dewasa Jatuh Hati Pada Oknum Polisi
— Rini adalah nyonya muda yang sudah berumur 27 tahun dan belum
memiliki anak. Dalam kehidupan perkawinannya dengan Herman selalu
berjalan mulus dan penuh kebahagian.Rini diberunia postur tubuh yang
cukup tinggi 161cm dan berkulit putih mulus dan ditambah tonjolan buah
dada yang sedang. Pasangan ini dalam kesehariannya selalu sibuk dalam
mengejar karirnya.
Hendra
adalah eksekutif di sebuah bank swasta terkenal dikota solo dan Rini
juga bekerja di sebuah bank pemerintah dikota yang sama.Hendra
dikantornya adalah kandidat yang sangat menentukan dan tidak heran dia
slalu di tugaskan untuk melakukan investasi di bank tersebut.
Hari
itu malam minggu, seperti biasanya Hendra dan Rini malam itu keluar
dari rumah untuk mengurangi kepenatan selama dalam pekerjaannya.Malam
itu tujuan mereka adalah sebuah restoran ternama yang terletak di sebuah
hotel dikota itu .. Dengan kebahagiaan yang dalam pasangan ini
menikmati makan malam di restoran itu sambil makan malam. Setelah puas
dan selesai pembayaran, Pasangan ini lalu beranjak pulang. Hendra
menyetir BMWnya keluar dari pelataran parkir hotel itu menuju kejalan
raya.
Suasana
jalan malam sangat ramai dan ramai oleh pasangan2 muda yang bermalam
minggu. Namun dalam keramaian itu tanpa disengaja mobil Hendra
menyenggol mobil di sebelahnya. Lalu Hendra menepikan mobilnya dan mobil
yang terserempet olehnya tadi juga menepi. Hendra keluar dari mobilnya
dan melihat keadaan mobilnya, oo ,, nggak apa apa cuma buat dikit! kata
Hendra kepada Rini. Namun tidak demikian dengan pengemudi mobil Kijang
itu. Sopirnya yang berbadan kekar dan ditaksir hasil 53 tahun itu marah
kata ganti kasar untuk Hendra. Heyyyy … kemana aja mata kamu haaaaaa ….
hardik sopir itu. maaf pak saya yang salah, jawab Hendra sabar. Coba kau
lihat bumper mobilku .. kata sopir lagi, hancur kan? Nah kamu harus
menggantinya jika tidak malam ini kamu ku tahan kata sopir itu
lagi.Hendra melihat mobil bapak itu,
Sopir
kijang yang lalu meminta SIM Hendra, Lho apa hak bapak meminta SIM saya
kata Hendra, asal kau tahu ya anak muda, aku polisi di sini, kau bisa
ku bawa kekantor bagaimana? Haaa… dengan arogan Bapak berkata pada
Hendra. Lalu Hendra mengirimkan SIMnya pada oknum polisi itu.Karena hari
saat itu malam, Hendra meminta pada oknum untuk menyelesaikan masalah
itu dengan esok, sambil memberikan alamat rumah. Oknum itupun
menyanggupi setelah melihat ke dalam Hendra dan melihat Rini yang malam
itu sangat cantik dan anggun dengan blus ungu ketat.
Rini
yang berada dalam mobil saat itu melihat kejadian itu dengan cemas dan
khawatir Hendra dengan melihat kesombongan oknum itu. Setelah itu oknum
itu dan Hendra menyelesaikan masalah itu di rumah Hendra. Lalu setiap2
masuk kemobilnya dan bergerak untuk pulang.
Minggu
pagi itu seperti yang di sepakati, oknum itu datang kerumah Hendra dan
diterima Hendra dengan baik. Dengan sedikit basa basi oknum yang
memperkenalkan diri dan namanya adalah Markus dan didukung di kepolisian
kota itu dengan pangkat iptu.Pagi minggu itu menyetujui untuk bengkel
bersama Hendra untuk memperbaiki mobil Iptu Markus itu. setelah berjabat
tangan dengan oknum polisi itu. Oknum polisi yang bernama Markus itu
sangat terpesona akan kecantikan Rini yang pagi itu sangat segar dengan
kaos ketat dan celana 3/4 sampai betis.
Lalu
Hendra dan Markus berangkat kebengkel dengan mobil Markus. Setelah
diijinkan yang rusak dan harus diganti Hendra minta anggaran perbaikan
mobil Markus itu dan karena Hendra bawa mobil maka Dijanjikan esok hari
Senin mobil Pak Markus masuk bengkel. Siang menerima Markus menagntar
Hendra kerumahnya yang terbilang asri dikota itu. Setelah pamit pada
Hendra dan Rini maka Markus pulang.
Senin
itu mobil Pak markus di perbaiki dibengkel dan baru selesai esok
diterima. Setelah mobilnya selesai dan kembali seperti sedia kala maka
Markus mendatangi rumah Hendra malam selasa untuk meminta tambahan biaya
perbaikan. Situs Slot Online
Cerita seks
— Setiba dirumah Hendra malam selasa, ia mengetuk pintu rumah itu.Pak
Markus memencet bel dan tidak lama kemudian pintu dibuka oleh Rini. Oo …
pak Markus apa kabar pak? tanya Rini sambil menyilahkan markus masuk ke
ruang tamu saat itu. Tentang yang kemaren Buk .. kan pak Hendra akan
menambah biayanya. jawab pak markus. Oo ya … saya ngerti jawab Rini …
Tapi Mas Hendra sedang ke Medan untuk ini dan dia titip pesan soal biar
saya saja yang handel, terang Rini. baiklah bu… saya ngerti koq jawab
Pak Markus. Wah …. mau minum apa pak? tanya Rini .. saya teh saja bu …
jawab Markus .. bentar ya pak … saya bikinkan … kata Rini sambil
beranjak kedapurnya. saat itu Timbul pikiran kotor di otak Markus karena
Rini hanya milik sendiri dan sebaliknya tidak dirumah ditambah
oranglain tidak ada.
Cerita Dewasa Nafsu Budak Tante Girang | Rajangocok.com
RajaNgocok— Cerita Dewasa Nafsu Budak Tante Girang
— aku termenung di dalam kamar apartemenku, kembali aku membayangkan
tentang kisah hidupku aku yang kembali dari kampung sekarang dapat
menikmati hidup mewah di kota besar seperti Jakarta. Dengan berbagai
fasilitas yang cukup memadai saya dapat melanjutkan kuliahku di kota
ini, padahal pergi ke kota ini aku pergi berniat bekerja untuk dapat
memnbiayai hidupku.
Tapi
kini aku tidak perlu susah-susah bekerja malah aku bisa meminta sains
juga. Tapi entah sampai kapan hidupku akan seperti ini di satu sisi aku
memang ingin sekali menikmati hidup seperti ini tapi di satu sisi lain
aku ingin melepaskan diri menjadi budak nafsu dari seorang wanita dewasa
yang telah memeliharaku hampir 5 tahun lamanya.
Karena
setiap tante Fera membutuhkan aku harus segera berada di sampingnya.
Dan aku tidak boleh berhubungan dengan wanita lain jika tidak dia akan
meminta semua yang telah dia menyetujui. Dia biasa memanggilku “Manis”
Setiap kali jalan denganku padahal aku bernama Fandi tapi aku hanya bisa
menuruti dan membiarkan keinginannnya.
Sementara
di kampus aku berbicara hati pada seorang gadis yang masih satu jurusan
denganku. Tapi aku tidak bisa menembaknya sampai saat ini karena aku
takut kalau sampai tante Fera mengetahuinya dan akan menantang Dina
juga, gadis yang aku suka itu. Mau tidak mau aku hanya bisa melihat dan
memandang Dina dari kejauhan dan diapun sudah tahu kalau aku suka
pindah.
Sebaliknya
teman-teman kampusku pada semuannya tahu dan merekapun setuju aku untuk
langsung menyatakan cinta itu. Tapi aku masih tetap takut pada tante
Fera yang memiliki banyak berkorban untukku, dia memberi semua kebutuhan
aku juga untuk kebutuhan keluargaku di kampung yang menganggap aku
bekerja di kota ini tetapi karena aku bertemu dengan tante Fera nasibku
bisa berubah.
Seperti
hari ini kompilasi saya masih berada di kampus tante Fera menelponku
dan berkata untuk aku segera menemuinya di sebuah hotel berbintang. Dan
memang telah menjadi tempat kami biasa melakukan hubungan intim seperti
dalam cerita dewasa, akupun langsung menuju hotel yang dia sebut setelah
jam kuliah selesai dan aku meninggalkan Vino temanku yang dinilai mau
numpang mobilku.
Akupunktur
terburu-buru dan kompilasi sampai di tempat parkir aku melihat Dina
yang sedang melirik ke arahku juga. Tapi aku pura-pura tidak membuka
yang ada aku langsung melaju mobilku untuk segera sampai di hotel yang
telah menunggu tante Fera di pasang, dengan perjalanan kurang lima menit
kemudian akupun sampai di sana dan langsung aku menuju kamar yang telah
di pesan. Live Casino
cerita seks—
Fera sudah terlentang di atas tempat tidurnya dengan seksinya ”Ayo
sayang tante sudah pingin cepat .. cepat ..” seperti dia yang ingin
dariku.
Cerita Dewasa Seks Swinger Dengan Tetangga Baruku | Rajangocok.com
RajaNgocok — Cerita Dewasa Seks Swinger Dengan Tetangga Baruku
— Cerita dewasa tentang pertukaran pasangan kali ini berkisah
pengalamnku bercinta dengan tetangga baruku, dimana istri tetanggaku
yang sangat bahenol dan sering bikin burungku naik pasti bisa kudapatkan
lebih banyak.
Kurasa
tidak perlu aku ceritakan tentang nama dan asalku, begitu juga tempat
dan alamatku sekarang. Usiaku sekarang sudah mulai empat puluh tahun,
kalau dipikir-pikir aku sudah punya anak, karena aku sudah menikah lima
tahun tahun saja. Meskipun aku tidak begitu ganteng, aku cukup beruntung
karena mendapat isteri yang menurutku sangat cantik. Bahkan dapat dia
yang tercantik di lingkunganku, yang biasanya menimbulkan kecemburuan
para tetanggaku. Isteriku bernama Resty.
Ada
satu kebiasaan yang mungkin jarang dimiliki orang lain, yaitu keinginan
seks yang tinggi. Mungkin para pembaca tidak percaya, kadang-kadang
pada siang hari saat ada tamu pun sering mengundang saya meminta kamar
saya untuk melakukan hal itu. Yang anehnya, ternyata isteriku pun sangat
menikmatinya.
Meski
demikian saya tidak pernah berniat jajan untuk mengimbangi kegilaanku
pada seks. Mungkin karena belum punya anak, isteriku pun selalu siap
setiap saat. Kegilaan ini dimulai saat hadirnya tetangga baruku, entah
siapa yang mulai, kami sangat akrab. Atau mungkin karena isteriku yang
supel, jadi cepat akrab dengan mereka. Suaminya juga sangat bagus,
usianya kira-kira sebaya denganku. Hanya isterinya, woow busyet ..,
selain masih muda juga cantik dan yang membuatku gila adalah bodynya
yang wah, juga kulitnya sangat putih mulus.
Mereka
pun sama seperti kami, belum memiliki anak. Mereka pindah ke sini
karena tugas baru yang ditempatkan perusahaannya yang baru membuka
cabang di kota tempatku. Aku dan Isteriku biasa mengajak mereka Mas Agus
dan Mbak Rini. Selebihnya saya tidak tahu latar belakang mereka. Boleh
dibilang kami seperti saudara hanya tentang hampir setiap hari kami
ngobrol, yang dipertanyakan di teras atau sebaliknya. Pada suatu malam,
saya seperti biasanya berkunjung ke Rumah, setelah ngobrol panjang
lebar, Agus menawariku nonton
VCD
biru yang katanya baru dipinjamnya dari peserta. Aku pun tidak menolak
karena selain tidak jauh dari kegiatan lain pun tidak ada. Seperti
biasa, film biru tentu ceritanya itu-itu saja. Yang membuatku kaget,
tiba-tiba isteri Agus ikut nonton bersama kami. “Waduh, gimana ini Gus
..? Nggak enak nih ..! ”“ Nggak apa-apalah Mas, toh itu tontonan kok,
nggak bisa dipegang. Kalau Mas meminta, Mbak Res diajak sekalian.
”Katanya menyebut isteriku. Aku tersinggung juga waktu itu. Tapi setelah
kupikir-pikir, apa yang salahnya? Akhirnya aku pamit
Sementara
untuk memanggil isteriku yang tinggal di rumah. “Gila kamu ..! Apa
enaknya nonton gituan kok sama tetangga ..? ”Kata isteriku kompilasi
kuajak. Akhirnya aku malu juga sama isteriku, kuputuskan untuk tidak
kembali lagi ke rumah Agus. Mendingan langsung tidur saja. Tunggu
sebentar. Paginya aku tidak bertemu dengan Agus, karena sudah lebih dulu
berangkat. Di teras Rumah saya hanya melihat isterinya sedang minum
teh.
Saat
aku lewat, dia menanyaiku tentang yang tadi malam. Aku bilang Resty
tidak mau aku jadi hanya tidur saja. Mataku jelalatan menatapinya.
Busyet .., dasternya yang transparan menampakkan lekuk yang sejak dulu
menggodaku. Tapi ah .., mereka kan tetanggaku. Tapi dasar memang sudah
kupikir sudah
tidak
beres, kutunda keberangkatanku ke kantor, aku kembali ke rumah menerima
isteriku. Seperti biasanya jika sudah begini aku langsung menarik
isteriku ke tempat tidur. Mungkin karena sudah biasa Resty tidak banyak
protes. Yang luar biasa adalah pagi ini aku benar-benar gila. Aku
bergulat dengan isteriku seperti kesetanan. Kemaluan Resty kujilati
sampai tuntas, bahkan kusedot sampai isteriku menjerit. Edan, kok aku
sampai segila ini ya, padahal hari masih pagi.Tapi hal itu tidak
terpikirkan olehku lagi. Isteriku sampai terengah-engah menikmati apa
yang kulakukan terhadapnya. Judi Bola Online
cerita seks
— Resty langsung memegang kemenanganku dan mengulumnya, entah
kenikmatan apa yang kurasakan saat itu. Sungguh, tidak bisa kuceritakan.
“Mas .., sekarang Mas ..!” Pinta isteriku memelas. Akhirnya aku
mendekatkan kemaluanku ke lubang festival Resty. Dan tempat tidur kami
pun ikut bergoyang. Setelah kami berdua sama-sama tergolek, tiba-tiba
isteriku bertanya, “Kok Mas tiba-tiba nafsu banget sih ..?” Aku diam
saja