Cerita Dewasa Romansa Hangat Di Antara Kita

Cerita Dewasa Romansa Hangat Di Antara Kita | Rajangocok.com

RajaNgocok – Cerita Dewasa Romansa Hangat Di Antara Kita – Saat ini Lia yang sedang berlibur di tempat wisata yang terkenal dengan wisata bahari dan pantainya di sebelah timur pulau Bali, tanpa sengaja ikut dengan yang ingin menjadi pemain musik di kafe.

Pertemuan itu sendiri terjadi di warnet, yang diputar saat itu aku sedang diputar beberapa lagu-lagu karanganku sendiri yang sengaja aku simpan di folder mailku.

Lia saat itu sedang mencari informasi tentang tujuan wisata yang ada di daerah itu, namun sampai saat ini Lia tidak menemukan apa yang dia cari. Dengan sangat sopan dan ramah, Lia memulai pembicaraan dengan meminta tempat-tempat yang bagus buat berkunjung.

“Maaf apakah kamu tahu tempat-tempat wisata unggulan daerah ini?” Tanya Lia tiba-tiba.

Aku sedang menunggu menunggu 2 meja darinya terkejut oleh pertanyaan spontan itu.

“Kamu bertanya kepada saya?” Tanyaku kemudian.
“Iya, maaf saat memulai kamu!” Ujarnya kemudian.

Dengan sedikit gugup, kemudian aku menjawab pertanyaan Lia, karena saat itu juga aku masih serius dengan file-file aku.

“Di daerah ini yang menjadi primadona wisatanya adalah gunungnya, wisata pantai yang menawarkan pemandangan bawah air yang terkenal dengan karang birunya, setelah itu wisata budaya yang menampilkan objek wisata rumah adat daerah ini,” terangku kemudian.

Mungkin karena penjelasan ku cukup menarik buat Lia, dengan raut muka yang ramah, kemudian dia duduk di sebelah mejaku yang tanpa dia sengaja juga dia telah melihat monitor di depanku yang saat ini terpampang file dari lirik lagu-lagu karanganku yang saat itu aku cetak.

“Kamu mengarang lagu sendiri yah?” Tanya Lia lagi.
“Iya, coba aja aku pemain musik di cafe dan suka menulis lirik lagu,” terangku lagi.
“Boleh aku baca lirik lagu-lagu kamu?” Sahut Lia kemudian.
“Tolong, dengan senang hati,” lanjutku dengan kursi menarik di sebelahku dan menyodorkan kepada Lia, yang saat ini sedang dibuka di sampingku.

Setelah beberapa saat Lia membaca semua lirik lagu-lagu aku dengan serius, tak lama Lia berkata, “Kamu menulis kisah pribadi kamu menjadi lirik lagu yah?” Tanya Lia lagi. Yang kemudian aku timpali dengan tersenyum kepada Lia.

“Semua lirik lagu-laguku memang dari pengalaman pribadi, karena aku ingin apa yang menjadi kisah hidupku bisa aku rekam dalam bentuk seni dan akan menjadi kenangan yang sangat berharga bagiku yang dibeli,” jelasku lebih jauh.
“Oh iya, kita sudah lama ngobrol nih tapi belum mengenal nama masing-masing kita” sahut Lia spontan. Lia mengawalinya dengan menyodorkan undangan ..
“Lia ..” katanya pendek. Yang kemudian mengalihkan aku utuk melakukan hal yang sama.
“Adietya,” sahutku juga.

Dari perkenalan yang singkat itu, kami sudah saling kenal seperti layaknya teman lama. Saat itu juga dia memutuskan pergi paginya untuk mengisi acara liburannya dengan snorkeling di sebuah pulau kecil yang sepi dan berpasir putih.

Waktu menunjukkan pukul 08.00 WITA, sesuai janjiku dengan Lia. Aku sudah berdiri di depan kamarnya dan kemudian aku mengetuk pintunya. Tak lama ada sahutan dari dalam.

“Pagi Adiet .. Tunggu bentar yah, aku sudah siap kok,” Dalam hitungan menit, Lia sudah keluar dari kamarnya.
“Ayo kita berangkat!” Katanya kemudian.

Dengan berjalan menyusuri pantai kita menuju ke perahu motor yang sudah aku pesan semalam. Sebelum naik ke atas kapal motor, aku mengambil peralatan snorkeling untuk kita berdua terdiri dari dua pasang masker berikut finnya. Dalam perjalanan menuju pulau kecil yang hanya membutuhkan waktu 45 menit, aku menjelaskan pemandangan sekitar kita saat itu. Di sebelah kiri ada pemandangan Gunung Agung dari kejauhan, namun cukup jelas karena cuaca begitu bagus pagi itu.

Sesampainya di tujuan aku dan Lia dari perahu motor dan kita lanjutkan dengan berjalan kaki menyusuri hamparan pasir putih. Aku sudah membuka kaos saat di perahu motor tadi, dan hanya mengenakan celana renang kompilasi menuju lokasi snorkeling. Tak lama setelah sampai di bawah pohon cemara, Lia membuka kaosnya dan terpampanglah suatau pemandangan yang membuat jantungku berdetak sesaat.

Saat itu Lia mengenakan bikini warna tua yang kontras dengan warna kulitnya yang putih mulus. Mataku tertuju di tonjolan dadanya yang aku perkirakan mengumpulkan 36b. Kemudian pandanganku beralih kebawah ke arah pahanya yang mulus di atas dengan membuka kaki jenjangnya, membuat pesona tubuh Lia semakin sempurna. Aku hanya bisa menghabiskan ludah saat ini dan berhayal seandainya aku bisa memeluk tubuh yang seksi itu sungguh beruntung sendiri.

“Hai .. kenapa melamun?” Tegurnya terkejutku.
“Aku sudah siap nih” sahut Lia melanjutkan.
“Sila kalau begitu” ujarku menimpali tegurannya.

Ini adalah pengalaman pertama bagi Lia untuk snorkeling, dan sebelumnya Lia meminta di ajarin sampai bisa. Hal yang paling sulit adalah saat bernafas melalui mulut, karena seluruh wajah tertutup oleh topeng, kecuali bagian mulut. Bandar Judi Online

cerita seks – Dengan penuh kesabaran aku mengajari cara-cara snorkeling yang umum dilakukan. Pertama aku membantunya memasang masker yang mana saat ini aku berdiri sangat dekat dengan nya, aroma khas tubuh Lia tercium sesaat, kompilasi aku membetulkan rambut anak yang membuat raut berubah.

DISINI BACA CERITA KELANJUTANNYA:

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started