
RajaNgocok – Cerita Dewasa Jadi Korban Rayuan Adik Suamiku – Nama saya Diana. Saya sedang bingung sekali saat ini. Saya tidak tahu harus melakukan apa. Karenanya saya akan mencoba menceritakan sedikit pengalaman hidup saya yang baru saya hadapi baru-baru ini.
Saya menginap 27 tahun. Saya sudah berkeluarga dan sudah memiliki anak satu. Saya menikah dengan seorang pria bernama Niko. Niko adalah suami yang baik. Kami hidup berkecukupan. Niko adalah pengusaha yang sedang meniti karir.
Karena kesibukannya, dia sering pergi keluar kota. Dia kasihan kepada saya yang tinggal sendiri dirumah bersama anak saya yang menghadiri 2 tahun. Karenanya ia lantas mengundang adiknya yang termuda bernama Roy yang dibuka 23 tahun untuk tinggal bersama kami. Roy adalah seorang mahasiswa tingkat akhir di sebuah PTS. Kehidupan rumah tangga saya bahagia, hingga acara terakhir yang saya alami.
Selama kami menikah Kehidupan seksual kami menurut saya normal saja. Saya tidak tahu apa yang harus diselesaikan dengan orgasme. Tahulah, saya dari keluarga yang kolot. Memang di SMA saya mendapat pelajaran seks, tetapi itu hanya sebatas teori saja. Saya tidak tahu apa yang dinamakan orgasme.
Saya memang menikmati seks. Saat kami melakukan aku memperbaiki nikmat. Namun tidak berlangsung lama. Suami saya mengeluarkan spermanya hanya dalam 5 menit. Kemudian kami berbaring saja. Selama ini saya sangka selama seks. Sampai anak kami lahir dan sekarang sudah mencapai dua tahun. Dia seorang anak laki-laki yang lucu.
Di rumah kami tidak memiliki pembantu. Karenanya, saya yang mengelola semua rumah yang dikelola oleh Roy. Roy adalah pria yang rajin. Secara fisik dia lebih ganteng dari suami saya. Saat kompilasi saya kamar Roy, tidak sengaja saya melihat buku Penthouse miliknya. Saya terkejut mengerti Roy yang saya kira alim ternyata menyenangi membaca majalah ‘begituan’.
Lebih terkejut lagi kompilasi saya membaca isinya. Di Penthouse ada bagian bernama Penthouse Letter yang isinya adalah cerita tentang fantasi atau pengalaman seks seseorang. Saya seorang tamatan perguruan tinggi juga yang memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang cukup baik.
Saya tidak menyangka itu disebut seks oral. Dimana pria me’makan ‘bagian yang paling intim dari seorang wanita. Dan wanita melakukan hal yang sama pada mereka. Sejak saat itu, saya sering diam di kamar Roy untuk pergi-curi baca cerita yang ada di majalah tersebut.
Saat aku sedang sibuk membaca majalah itu, bukan aku sadari Roy datang ke kamar. Ia kemudian menyapa saya. Saya malu setengah mati. Saya salting dibuatnya. Tapi Roy tampak tenang saja. Saat saya keluar dari kamar ia menerima saya.
Saya duduk di sofa di ruang TV. Ia mengambil minum dua gelas, kemudian duduk disamping saya. Ia memberikan satu gelas kepada saya. Saya heran, saya tidak menyadari bahwa saya sangat senang saat itu. Kemudian ia mengundang saya berbicara tentang seks. Saya malu-malu meladeninya. Tapi ia sangat pengertian. Dengan sabar ia menjelaskan jika ada yang masih belum saya ketahui.
Tanpa disadari ia telah membuat saya merasa aneh. Gembira saya rasa. Semua yang saya cari. Saya berusaha menolak. Saya mengatakan itu adalah istri yang setia. Ia kemudian memberikan argumentasi bahwa seseorang baru menganggap tidak setia saat melakukan coitus. Yaitu dimana sang pria dan wanita melakukan hubungan seks dengan penis pada liang kewanitaan.
Ia kemudian mencium bagian kemaluan saya. Saya mendorong disetujui. Tangannya lalu menyingkap daster saya, sementara tangan yang lain menarik lepas celana dalam saya. Ia lalu melakukan oral seks pada saya. Saya masih mencoba untuk mencoba mendukung dengan tangan saya. Namun demikian. Saya hanya bisa diam. Saya ingin meronta, tetapi saya merasakan hal yang sangat lain.
Tidak lama saya mengalami sesuatu yang belum pernah saya alami seumur hidup saya. Saya mengerang pelan. Kemudian dengan lembut menyuruhnya untuk berhenti. Ia masih belum mau melepaskan saya. Tapi kemudian anak saya menangis, saya meronta dan pindah ingin melihat anak saya. Barulah ia melepaskan pegangannya. Saya berlari menenangkan anak saya dengan beragam perasaan bercampur menjadi satu.
Saat aku kembali, dia hanya tersenyum. Saya tidak tahu harus bagaimana. Ingin saya menamparnya ketika mengingat itu benar? Namun niat itu saya urungkan. Toh ia tidak memperkosa saya. Saya lalu duduk di sofa kali ini. Lama saya berdiam diri.
Ia yang kemudian memulai memulai. Katanya itulah saya adalah seorang wanita baru. Ya, saya memang merasakan itu saya seakan-akan wanita baru saat itu. Perasaan saya bahagia Jika tidak ingat suami saya. Ia mengatakan bahwa perasaan yang saya alami adalah orgasme. Saya baru meragukan saat saya sudah sangat ragu saat terindah disetiap kesempatan bersama suami saya.
Hari kemudian berlalu seperti biasa. Sampai pada saat suami saya pergi ke luar kota lagi dan anak saya sedang tidur. Saya akui saya memulai dengan sebab sekarang saya sangat ingin itu terulang kembali. Toh, ia tidak melakukan hal yang lain.
Saya duduk di sofa dan menunggu dia keluar kamar. Tapi dia sedang sibuk belajar di kamar. Mungkin dia akan menghadapi mid-test atau semacamnya. Saya lalu mencari yang bisa dibicarakan. Saya kemudian memutuskan untuk mengantarkan minuman ke kamar.
Disana ia duduk di tempat tidur sambil membaca buku kuliahnya. Saya katakankan dia jangan lupa istirahat sambil meletakkan minuman diatas meja belajarnya. Ketika saya meminta izin keluar, ia meminta dia sudah selesai belajar dan memang harus beristirahat sejenak. Ia lalu mengajak saya ngobrol. Saya duduk ditempat tidur lalu mulai berbicara.
Tidak saya sadari mungkin karena saya lelah seharian, saya sambil berbicara lantas merebahkan diri diatas tempat tidurnya. Ia mengembalikan bicaranya. Terkadang menjawab memegang tangan saya sambil berbicara. Saat itu pikiran saya mulai melayang teringat kejadian beberapa hari yang lalu.
Melihat saya terdiam dia mulai mencium tangan saya. Saat aku sadar, telah berhasil pada kedua belah paha aku, sementara sudah selesai di antara selangkangan aku. Oh, sangat nikmatnya. Kali ini saya tidak melawan sama sekali. Saya menutup mata dan menikmati momen tersebut.
Nafas aku semakin memburu saat aku merasakan itu aku selamat klimaks. Tiba-tiba saya mengalami Selamat terangkat. Saya membuka mata. Mata saya terbelalak saat memandang ia belum mengenakan bajunya. Mungkin ia melepaskannya diam-diam saat aku menutup mata tadi.
Tidak tahu apa yang harus dilakukan saya hanya menganga saja seperti orang bodoh. Saya lihat ia sudah tegang. Oh, tambah saya ingin semua berakhir nikmat seperti minggu lalu. Tangan kirinya kembali bermain diselangkangan saya sementara diselesaikan perlahan-lahan
Perasaan nikmat kembali bangkit. Tangan kanannya lalu melolosi daster saya. Saya telanjang bulat sekarang kecuali bra saya. Tangan kirinya meremasi buah dada saya. Saya mengerang sakit. Tangan saya mendorong advokasi, saya katakan apa sih maunya. Dia hanya tersenyum.
Saya mendorongnya pelan dan berusaha untuk bangun. Mungkin karena intuisinya mengatakan bahwa aku tidak akan melawan lagi, ia meminggirkan badannya. Dengan cepat saya membuka kutang saya, lalu rebah kembali. Ia tersenyum setengah tertawa. Dengan sigap ia sudah berada di atas tubuh saya kembali dan mulai mengisikan susu saya sambil tangan kanannya kembali memberi tahu seluruh selangkangan saya dan tangan kirinya mengusapi seluruh tubuh saya.
Selama kehidupan perkawinan saya dengan Niko, ia tidak pernah melakukan hal-hal seperti ini saat kami melakukan hubungan seks. Seakan-akan seks itu adalah buka, mulai, keluar, selesai. Saya merasakan diri saya bagaikan mutiara dihadapan Roy.
Kemudian Roy mulai mencium bibir saya. Saya balas dengan penuh gairah. Sekujur tubuh saya terasa panas sekarang. Kemudian saya rasakan alatnya mulai mencari-cari jalan masuk. Dengan tangan kanan saya, saya bantu ia menerima. Saat semua sudah di tempat, ia mulai mengayuh perahu cinta kami dengan gembira.
Kedua mendesak tidak henti-hentinya mengusapi tubuh dan dada saya. Saya hanya bisa memejamkan mata saya. Aduh, nikmatnya bukan kepalang. Tangannya lalu mengalungkan kedua tangan saya pada lehernya. Saya Membuka mata saya. Ia menatap mata saya dengan sejuta arti. Kali ini saya tersenyum. Ia balas tersenyum. Mungkin karena gemas melihat saya, bibirnya lantas kembali memagut.
Oh, aku merasakan berhasil telah tiba. Kedua tangan saya menarik agar lebih merapat. Dia mengerti situasi saya saat itu. Ini dibuktikannya dengan memutakhirkan permainan. Ahh, saya mengerang pelan. Kemudian saya mendengar nafasnya menjadi berat dan melepaskan erangan saya menerima sumbangan saya melepaskan cairan hangat.
Sejak saat itu, saya dan dia selalu menunggu kesempatan di mana suami saya pergi keluar kota untuk dapat menerima kembali tindak terkutuk itu. Betapa nafsu telah mengalahkan segalanya. Setiap kali akan bercinta, saya selalu memaksakan untuk melakukan seks oral untuk saya. Tanpa itu, saya tidak bisa hidup lagi. Saya benar-benar memintanya.
Dia juga sangat pengertian. Dia melakukan hubungan seks, dia tetap melakukan hubungan seks oral untuk saya. Saya benar-benar sangat sempurna olehnya.
Ceritanya dulu suami saya Niko punya komputer. Kemudian oleh Roy disetujui agar diterima internet. Menurutnya juga bisa dipakai untuk berbisnis. Suami saya setuju saja. Pernah Roy melihat saya melihati Niko saat dia menggunakan internet, kemudian dia bertanya kepada saya, apa saya kepingin tahu.
Niko yang mendengarkan lalu menyuruh Roy untuk mengajari saya menggunakan komputer dan internet. Pertama-tama saya suka karena banyak yang menarik. Hanya tinggal tekan tombol saja. Bagus sekali. Tapi saya mulai lagi karena saya tidak mengerti lagi mau ngapain lagi.
Saat mengaku Roy lalu menunjukkan ada yang disebut Newsgroup di internet. Saat pertama kali baca saya terkejut sekali. Banyak berita dan pendapat yang menarik. Namun waktu saya tidak terlalu banyak. Saya harus mengurus anak saya. Dia baru dua tahun. Saya sayang sekali disetujui. Terima kasih sudah tersenyum.
Saya tidak mengerti program ini. Hanya Roy ajarkan jika mau menulis tekan tombol ini. Terus begini, terus begini, dan seterusnya. Tapi saya tidak punya cerita-cerita sama dia kalau kemarin saya sudah kirim berita ke Newsgroup. Takut dia marah sama saya. Saya hanya bingung mau cerita sama siapa. Masalahnya saya benar-benar sudah terjerumus. Saya tidak tahu bagaimana harus menghentikannya.
Kini saya bagaikan memiliki dua suami. Saya memutuskan dengan baik oleh perantara. Saya sangat senang saya. Saya juga sangat menghargai suami saya. Namun, saya tidak bisa melupakan kenikmatan yang telah diperkenalkan oleh Roy kepada saya.
Suami saya tidak pernah curiga sebab Roy tidak berubah saat suami saya ada di rumah. SEBELUM Niko sudah keluar kota, dia diperlakukan saya telah diajarkan. Dia bahkan tidak pernah mencoba untuk dilakukan di kamar kami Saya menolak dengan keras. Biar apa pun aku akan sangat membantu bila ditanyakan tentang tempatku dan Niko menjalin hubungan yang berdasarkan cinta.
Saya katakan dengan tegas kepada Roy bahwa dia harus menuruti saya. Dia hanya mengangguk saja. Saya yang bertanggung jawab atas alasannya. Saya tidak pernah menyadari bahwa saya salah. Benar-benar salah.
Suatu kali saya disuruh untuk melakukan oral seks. Saya benar-benar terkejut. Saya tidak dapat membayangkan apa yang harus saya lakukan atas ‘alat’nya. Saya menolak, tetapi dia terus mengganti saya. Karena aku tetap tidak mau menuruti kemauannya, maka akhirnya ia menyerah.
Kejadian ini berlangsung beberapa kali, dengan akhir dia mengalah. Sampai terjadi pada suatu hari di mana saat ini saya menolak kembali dia ditolak untuk tidak melakukan seks oral untuk saya. Saya bisa menikmati hubungan seks kami jika dia melakukan seks oral untuk saya sebelumnya. Agen Judi Online
Cerita Seks – Saya tolak, karena saya pikir dia tidak serius. Saya pikir itu dia masih meminta seks. Ternyata dia benar-benar melakukan tantangannya. Dia bahkan tidak mau melakukan hubungan seks lagi dengan saya. Saya bingung sekali. Saya membutuhkan cara untuk melepaskan diri dari kerumitan sehari-hari. Bagi saya, seks merupakan alat yang dapat membantu saya menghilangkan beban pikiran.