
RajaNgocok — Cerita Dewasa Tante Betty Menggodaku Suasana rumah Tante Betty petang masih lengang. Hanya tampak satu sepeda motor milik Randy dan mobil Kijang terbaru yang baru saja garasi. Randy dan kakaknya, Susan, berlibur di rumah Tante Betty untuk mengisi liburan kenaikan kelas. Tante Betty sebagai wanita sukses sering kesepian karena ia belum bersuami. Ia sangat senang mengunjungi ponakan-ponakannya mengunjungi rumah, menunggu sampai menginap seperti yang dilakukan anak-anak dari kakak pertama dan semuanya itu.
Susan
baru saja pulang dari rumah. Melihat tempat tinggal sedang tidur sedang
masuk kamar. Matanya tampak sembab menandakan ia baru saja menangis.
Meskipun jauh-jauh hari Susan sudah mengalami perubahan sikap Ari, namun
tetap saja kaget dengan keputusan kekasihnya itu untuk tidak memutuskan
hubungan mereka lagi. Selain itu di telepon tadi, Ari yang mengatakan
bahwa mereka tidak cocok untuk dibuat-buat saja. Tapi Susan juga bukan
gadis yang lemah. Baginya, tidak ada alasan untuk menjadi gadis yang
diusung cengeng yang telah menginjak kebebasan belas.
Pintu kamar Susan tiba-tiba saja terbuka. Kepala Randy muncul dari balik pintu sambil tersenyum.
?
Baru datang, Kak ??, tanya Randy sambil ngeloyor masuk sementara
kakaknya sedang berganti pakaian. Randy Berjalan acuh tak acuh.
?
Iya ..?, Jawab Susan singkat. Pikirannya masih sumpek dengan kejadian
tadi siang. Segera saja direbahkan badannya di kasur setelah ganti baju
perginya dengan daster tipis.
? Kok, lesu gitu .., Kenapa ??, Randy
yang baru kelas dua SMP itu menghampiri Susan. Ia juga kemudian
merebahkan badannya disamping kakaknya tersebut. Susan hanya diam saja
seolah tidak mendengar pertanyaan adiknya. Matanya menerawang melihat
langit-langit kamar. Randy pun akhirnya memperhatikan sepupunya
tersebut. Susan memang benar-benar cantik. Kadang-kadang ia lebih senang
kalau Susan bukan saudaranya. Mungkin karena memuji ia tanpa sadar
mengagumi tubuh Susan. Entah Akhir-akhir ini minatnya terhadap wanita
semakin meningkat. Ia bahkan lebih suka sekali melihat-lihat pose wanita
di majalah kosmopolitan milik kakaknya itu. Lebih baik jadi terangsang
dan siap di kamar mandi.
Sret
..?, Sepersekian posisi kedua tangan Susan bergerak memangku posisi
sendiri dan tanpa lengan sadari di dadanya menjadi terbuka. Melihat hal
demikian Randy jadi sedikit canggung. Ia kebingungan sekaligus menyukai
pemandangan itu. Randy agak berdebar-debar kompilasi ia lebih jelas
melihat lekuk buah dada kakaknya yang tampak ranum dan indah. Apalagi
tampak tonjolan puting di balik daster tipis itu. Batang kon ** lnya
terasa sedikit mengeras.
Karena mendorong hasratnya, Randy
memberanikan diri membuka landai tubuh Susan. Ia merangkul nilai
kakaknya tersebut. Selamat menikmati. Air telanjang mulai keluar dan ia
segera membalikkan badan membelakangi adiknya. Ia tidak mau menangis di
hadapan Randy. Posisi demikian membuat Randy bisa merangkul Susan dengan
leluasa dari belakang.
? Kamu cantik deh .., malam ini ..?, Ucap
Randy tanpa sadar. Susan pun hanya diam saja. Yang ia butuhkan saat ini
adalah orang yang menyayanginya.
Randy kemudian berputar kembali ke
putaran Susan. Gadis yang sedang tidur bersedih itu sedikit bergerak
lebih dekat ke badannya ke dalam pelukan Randy. Ia ingin ada orang yang
ingin dia disaat-saat seperti ini. Respon Susan membuat Randy berani
bergerak dengan lembut untuk membantah buah dada sepupunya. Susan hanya
memejamkan mata saja. Posisi tubuh yang berhimpitan membuat pikiran
Randy semakin tidak menentu. Apalagi batang kon ** lnya yang berhimpitan
dengan pantat Susan. Perlahan ia mulai meremas dengan buah dada halus
sepupunya tersebut. Agen Judi online
cerita seks — Susan pun dalam kesulitan sedang tenang Menjadi sangat tenang karena adiknya suka mengerti kesedihannya. Ia tahan terhadap seorang sepupu. Ia juga bisa memakai telapak tangan Randy membelai-belai buah dadanya yang memang tidak memakai beha. Belaian Randy pada bagian yang sensitif tersebut membuat jantung Susan sedikit berdebar-debar. Tapi ia menganggap wajar, terima kasih sayang sepupunya tersebut.